MILENIARISME

Mileniarisme, suatu kepercayaan akan datangnya suatu zaman yang membawa kebahagaiaan yang seperti dulu dialami nenek moyang suatu bangsa. Penganut kepercayaan ini menginginkan hidupnya kembali kepada nilai-nilai tradisional yang mengidamkan masyarakat yang ideal, seperti tidak ada pertentangan, pendertiaan, keadialan, sebaliknya sandang-pangan berlimpah, hidup tentram dsb.

Unsur pokok gerakan ini adalah seorang pemimimpin keagamaan yang merupakan guru, kiai, dukun atau gerakan mesias. Peimimpin ini mengaku menerima wahyu yang kemudian ia sebar luaskannya. Ia memiliki karisma dan sikap penolakan terhadap situasi yang ada, serta mengharapkan datangnya millennium. Unsur pemujaan terhadap nenek moyang tercemin dari para pemimpin keagamaan yang mengaku pernah berhubungan dengan nenek moyang, orang keramat, dunia roh, dsb. Gerakan ini juga mempunyai ilmu gaib, serta kekebalan tubuh.

Pada umumnya milenarianisme muncul terhdap dominasi bangsa barat atas daerah jajahan yang menimbulkan kesenjagan dengan penduduk setempat. Oleh karena itu gerakan ini sering terjadi pada bangsa suku-sku di afrika, asia, pasifik, dan amerika, serta lebih bersikap revulisoner. Di Indonesia, gerakan keagamaan yang mileniarisme terlihat dari peranan pemimpinnya sebagai ratu adil yang akan membawa kebahagian. Mileniarisme juga sering disebut dengan mesianis.